Androids

Yang Perlu Kalian Ketahui Semua Tentang Gorilla Glass

Advertisement

Apa itu Gorilla Glass – Perusahaan lama dengan beberapa inovasi baru yang sangat keren! Berkantor pusat di Corning, New York dan didirikan pada tahun 1851. Ya kalian benar, perusahaan ini sudah berusia lebih dari 160 tahun. Corning Incorporated adalah salah satu inovator dunia yang terkemuka dalam ilmu pengembangan bahan-bahan khusus. Perusahaan yang masuk dalam daftar Fortune 500 ini beroperasi di segmen pasar yang beragam seperti Komunikasi Optik, Display Technology, Bahan Khusus, Biologi, dan Teknologi Ramah Lingkungan dengan keahlian khusus dalam bidang kaca, keramik, dan fisika optik.

Namun, produk yang secara instan telah membawa mereka mendapat pengakuan dalam industri teknologi adalah Gorilla Glass. Apa itu Gorilla Glass? mungkin bagi sebagian masyarakat yang masih awam dengan smartphone masih bingung dengan jenis kaca ini, bahkan ada yang belum tahu apa itu Gorilla Glass. Singkatnya, Gorilla Glass adalah pelindung kaca yang dikembangkan tehnologinya agar tahan dari segala kerusakan dan sudah digunakan dalam ribuan perangkat mobile.

Saya mengunjungi fasilitas penelitian Sullivan Park di Corning, New York awal tahun ini adalah untuk mengetahui lebih lanjut tentang kekuatan kaca Gorilla Glass, ketahanan dari kerusakan, dan tentu saja perbandingan biaya dengan pemain lain yang ikut bersaing pada pasar ini. Dragontrail dari Asahi Glass Co. dan Schott AG dengan Xensation Glass-nya adalah pemain lain yang menawarkan kaca untuk memperkuat perangkat pintar.

Semua tentang Gorilla Glass

  • Kenapa Gorilla Glass?

Sebagai pemimpin di dunia per”kaca”an, Corning melihat bahwa konsumen industri elektronik berlayar sentuh khususnya ponsel pintar memerlukan pelindung kaca yang tangguh dan tahan lama. Tentu saja, kemampuan tahan terhadap kerusakan dan desain yang sempurna adalah kunci persyaratan dari produk ini. Produk tersebut akan membantu produsen gadget (OEM) membedakan dan meningkatkan user experience dalam tampilan layar yang tipis serta ringan dengan ketajaman layar untuk memberikan fleksibilitas dalam desain perangkat.

Dalam kurun waktu kurang dari sepuluh tahun, Corning Gorilla Glass sekarang menjadi standar industri dengan kesadaran merek yang signifikan. Banyak sekali pembeli ponsel pintar yang mencari perangkat dengan menjadikan spesifikasi ‘Gorilla Glass’ sebagai pertimbangan penting ketika membuat keputusan sebelum melakukan pembelian. Gorilla Glass telah dirancang ke dalam lebih dari 1.800 model gadget dan lebih dari 4,5 miliar perangkat telah dirilis di pasaran dengan menggunakan Gorilla Glass.

Menurut perusahaan tersebut, ada lebih dari 40 produsen merek ternama telah merancang model produk mereka dengan disertai bahan Gorilla Glass dan produsen-produsen tersebut menggunakan merek Gorilla Glass sebagai alat jual untuk menarik minat konsumen. Produsen ternama pengguna Gorilla Glass yang akrab di telinga kita ini meliputi HTC, LG, Acer, HP, Asus, Dell, Samsung, Lenovo, Microsoft, Motorola, dan tak ketinggalan juga produsen raksasa lainnya dari Cina seperti Meizu, ZTE, Xiaomi, dan Huawei, juga pemain India seperti Micromax.

Baca Juga:  Aplikasi PDF Android Terbaik Gratis Apk 2017

Baru-baru ini, Ford Motor Company mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan bahan Gorilla Glass untuk kaca depan, jendela belakang, dan sekat kaca pada supercar Ford GT.

  • Apakah damage resistance itu?

Selama kunjungan ke Corning Labs (Corning memiliki banyak laboratorium, termasuk dua fasilitas penelitian – Corning Technology Center di Shizuoka, Jepang dan Corning Research Center Taiwan di Hsinchu, Taiwan) pada Februari tahun ini, saya menghabiskan waktu dengan ilmuwan yang meneliti ilmu material dan Gorilla Glass.

Tentu saja, langkah pertama adalah untuk memahami “damage resistance” – kemampuan suatu benda untuk membatasi penyusutan kekuatan akibat melemahnya nilai benda dengan mengukur kekuatan sisa material setelah kerusakan terjadi. Bingung ‘kan? (Sama dong!!!)

Untuk memahami damage resistance (daya tahan benda), kami melakukan tes pada berbagai jenis komposisi Gorilla Glass dan botol kaca soda gamping tradisional. Botol kaca tradisional (soda gamping) komposisinya sama dengan kaca yang ditemukan di sebagian besar kaca di zaman ini.

Semua tentang Gorilla Glass

Tes Abraded Ring-on-Ring (ARoR) yakni menguji pengikisan pada permukaan kaca dengan menggunakan partikel silikon karbida untuk mensimulasikan dampak dari peristiwa di lapangan, diikuti dengan uji standar Ring-on-Ring (RoR) untuk mengukur sisa kekuatan yang dipertahankan. Scratch Ring-on-Ring (SRoR) yang meliputi tes menggores permukaan kaca dilanjutkan dengan uji RoR standar untuk mengukur sisa kekuatan.

Sementara kekuatan secara teori kaca sangat tinggi, kekuatannya jauh berkurang ketika terjadi sedikit keretakan atau cacat terjadi. Kaca hampir selalu pecah akibat dari cacat di permukaan yang mengalami tegangan karena tekanan (terbelah/meregang).

  • Bagaimana Gorilla Glass dibuat?

Corning sebagai pemilik hak paten kaca pelindung Gorilla ini menggabungkan proses produksi menghasilkan lembaran kaca pelindung yang tipis dengan kualitas permukaan yang halus, kejerihan yang luar biasa, dan stabilitas dimensi yang melekat.

Menurut perusahaan, “Proses ini dimulai ketika bahan baku dicampur menjadi sebuah komposisi kaca, yang dilelehkan dengan takaran yang pas. Kaca yang masih cair dimasukkan ke dalam sebuah palung disebut “isopipe,” dituang sampai kaca mengalir secara merata di kedua sisi dan meluber keluar palung. Kemudian luberan kaca cair tersebut mengalir ke bawah dan menyatu kembali atau di sebut dengan istilah fusion, cairan tersebut ditarik oleh sebuah mesin untuk dibentuk menjadi lembaran kaca yang sangat tipis dengan ukuran mikron. Kaca tidak tersentuh oleh tangan manusia atau apa pun yang akan menyebabkan terjadinya cacat pada permukaan sehingga kaca tersebut mudah rusak.” Lebih jelasnya lihat video di bawah ini.

Baca Juga:  10 Smartwatch Android Wear Terbaik 2017

Komposisi dari Gorilla Glass memungkinkan terjadinya penguatan secara kimia dari lapisan paling dalam melalui suatu proses pertukaran ion yang tiap masing-masing bagian kaca dipotong dari “lembaran induk” dan menjalani proses pertukaran ion.

Simak juga ulasan: Cara Bermain Pokemon Go Android Terbaru

“Pertukaran ion adalah proses penguatan kimia di mana ion dalam jumlah besar “dijejalkan” ke lapisan permukaan kaca, menciptakan terjadinya kompresi. Semua Tentang Gorilla Glass dirancang khusus untuk memaksimalkan reaksi ini. Kaca dimasukkan ke dalam cairan garam panas pada suhu sekitar 400 derajat Celcius. Ion natrium yang lebih kecil keluar dari lapisan kaca, dan digantikan ion kalium yang lebih besar dari cairan garam. Ion-ion besar memerlukan lebih banyak ruang dan ditekan bersama-sama ketika kaca mendingin, menimbulkan pemampatan pada lapisan permukaan kaca. Komposisi Gorilla Glass memungkinkan ion kalium untuk menyebar jauh ke permukaan, menciptakan proses pemampatan yang tinggi pada kaca. Lapisan yang telah kompresi ini menciptakan permukaan yang lebih tahan terhadap kerusakan.”

  • Evolusi Corning Gorilla Glass

Corning mulai bereksperimen dengan kaca yang diperkuat secara kimia ini pada tahun 1960, sebagai bagian dari inisiatif “Project Muscle”. Dipasarkan sebagai Chemcor, “muscled glass” ini digunakan sampai awal 1990-an dalam aplikasi komersial dan industri, terutama pada tahun 1968 digunakan industri mobil balap Dodge Dart dan Plymouth Barracuda, yang menganggap penting untuk meminimalkan berat kendaraan.

Pada tahun 2005, penelitian apakah jenis kaca yang kuat dapat diciptakan setipis mungkin untuk digunakan dalam perangkat elektronik yang dikomersilkan, Corning menggunakan teknologi kaca ini untuk menciptakan komposisi kaca yang benar-benar baru, yakni Gorilla Glass.

Corning Gorilla Glass mulai dikomersilkan pada tahun 2007, dan seperti yang telah diketahui pada tes laboratorium, kaca itu merupakan seperti sebuah plastik pelindung anti gores yang memiliki performa tinggi sebaik kaca soda kapur yang dikuatkan ketika dirusak.

Hal ini diikuti oleh Semua Tentang Gorilla Glass 2 pada tahun 2012 yang menawarkan peningkatan resistensi kerusakan atau pengurangan ketebalan (aus). Dibandingkan dengan Gorilla Glass pertama, Corning Gorilla Glass 2 memberikan 25% peningkatan ketahanan dari kerusakan. Pelanggan dari pihak OEM bisa memilih untuk menggunakan salah satu dari dua jenis peningkatan kinerja ini. Yang pertama, mempertahankan ketebalan dengan memberikan kekuatan yang lebih tinggi. Atau yang kedua, mengurangi ketebalan sampai dengan 20% dengan mempertahankan kekuatan yang sama.

Pada tahun 2013, Corning Gorilla Glass 3 dengan Native Damage Resistance diperkenalkan. Dibandingkan dengan Gorilla Glass 2, Gorilla Glass 3 dengan NDR menawarkan tahan gores yang sudah lebih baik, mengurangi terlihatnya bekas goresan, dan meningkatkan daya tahan setelah terjadi goresan.

  • Gorilla Glass 4
Baca Juga:  10 Smartwatch Android Wear Terbaik 2017

Menurut Square Trade Inc, “Anda akan 10x lebih ikhlas merusak telepon Anda daripada kehilangan atau dicuri.” Perangkat mobile rusak adalah masalah yang lumrah, dan sangat banyak masalah utama konsumen yang ingin meningkatkan tampilan mereka.

Gorilla Glass 4 diformulasikan untuk mengatasi kerusakan dan memberikan daya tahan yang tertinggi sampai saat ini, dan memiliki kemampuan yang secara signifikan meningkatkan daya tahan perangkat saat terjatuh. Perusahaan mengklaim bahwa Gorilla Glass 4 memiliki daya tahan dua kali lebih baik saat terjatuh daripada perusahaan kaca pesaing. Ketika menjalani tes drop performance pada permukaan yang kasar, sementara Gorilla Glass 4 bertahan hingga 80% sedangkan kaca jenis soda lime hampir 100% pecah.

  • Keuntungan dari Gorilla Glass

Tentu saja, keuntungan utama dari Corning Gorilla Glass adalah tahan lama dari kerusakan. Semua Tentang Gorilla Glass secara kimia diperkuat melalui proses perubahan ion yang menciptakan lapisan dengan kompresi yang sangat kuat pada permukaan dari zat lapisan kaca. Lapisan ini semacam bertindak sebagai baju pelindung untuk mengurangi penyebab-penyebab kerusakan.

Semua tentang Gorilla Glass

Juga, dalam proses menghasilkan kaca yang sangat bersih, halus, permukaan yang rata dan kejernihan optik yang luar biasa menjadikannya pelindung yang sangat baik untuk layar sentuh. Hal ini cukup sulit untuk menangani tekanan utama permukaan pada perangkat dengan ketipisan yang luar biasa agar respon lebih sensitif dan akurat.

Semua Tentang Gorilla Glass dapat diproduksi dengan ketebalan mulai dari 0,4 mm sampai 2 mm. Bahkan perusahaan mengklaim bahwa Gorilla Glass screen protector memiliki keunggulan kinerja lebih baik daripada banyak bahan pelindung lainnya pada ketebalan 0,4 mm.

Pada kesimpulannya, Gorilla Glass merupakan kaca pelindung terbaik saat ini dengan segala macam kecanggihan teknologinya yang dikembangkan untuk berbagai macam gadget.

Namun di negara Indonesia yang indah ini masyarakatnya masih menggunakan tempered glass sebagai pelindung layar meskipun handset mereka sudah menggunakan pelindung Gorilla Glass 4. Karena bagaimanapun juga sekuat-kuatnya Gorilla Glass tetap saja pasti ada kemungkinan 1 produk cacat dan tidak sempurna dari sekian banyak kaca yang telah diproduksi terpasang di smartphone yang mereka beli, dan kesempurnaan hanya dimiliki oleh Yang Maha Kuasa, jadi ketik amin pada kolom komentar di bawah. (Hahaha.. bercanda gaiss..)

Mungkin itu saja dahulu yang perlu kalian ketahui Semua Tentang Gorilla Glass. Artikel akan diupdate sesuai dengan perkembangan Gorilla Glass selanjutnya.

Sumber: androidcentral.com

Baca ini:

Comments are closed.